KONTROVERSI ISU POLIGAMI DALAM SURAT KABAR

Text-only Preview

KONTROVERSI ISU POLIGAMI AA’ GYM DALAM SURAT KABAR
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan REPUBLIKA )

SKRIPSI


Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Muhammadiyah Malang
Sebagai Persyaratan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana (S1)















Oleh :
Syahrul Mukhlis
01220252



JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2008



KONTROVERSI ISU POLIGAMI AA’ GYM DALAM SURAT KABAR
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan REPUBLIKA )





SKRIPSI














Oleh :
Syahrul Mukhlis
01220252




JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2008



LEMBAR PERSETUJUAN

Nama :
Syahrul
Mukhlis
NIM :
01220252
Jurusan :
Ilmu
Komunikasi
Fakultas
: Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Konsentrasi :
Jurnalistik
Judul Skripsi
: Kontroversi Isu Poligami Aa’ Gym dalam surat kabar
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan Republika )


Disetujui:
Pembimbing I
Pembimbing
II










Nasrullah, S.Sos., M.Si.
Nurudin S.Sos., M.Si.




Mengetahui:

Ketua Jurusan
Ilmu Komunikasi





Djoko Susilo, S.Sos., M.Si.












LEMBAR PENGESAHAN

Nama :
Syahrul
Mukhlis

NIM :
01220252
Konsentrasi :
Jurnalistik
Judul Skripsi
: Kontroversi Isu Poligami Aa’ Gym dalam surat kabar
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan Republika )

Telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Skripsi
Jurusan Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Universitas Muhammadiyah Malang
Dan dinyatakan LULUS
:
Pada hari
:
Sabtu
Tanggal
:
21 Juni 2008
Tempat
:
Ruang Kajian Sosial

Mengesahkan:
DEKAN FISIP UMM





Drs. Budi Suprapto, M.Si

Dewan Penguji:
1. Drs FaridRusman, M.Si.
Penguji I
( )
2. Dra Juli Astutik M.Si.
Penguji II
( )
3. Nasrullah, S.Sos., M.Si.
Penguji III
( )
4. Nurudin, S.Sos., M.Si.
Penguji IV
( )





PERNYATAAN ORISINALITAS

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama :
Syahrul
Mukhlis
Tempat, Tanggal Lahir : Dumai, 27 Juni 1982
NIM :
01220252
Fakultas
: Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Jurusan :
Ilmu
Komunikasi
Konsentrasi :
Jurnalistik

Menyatakan bahwa karya tulis ilmiah (skripsi) dengan judul:

Kontroversi Isu Poligami Aa’ Gym dalam surat kabar
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan Republika )

adalah bukan karya tulis ilmiah (skripsi) orang lain, baik sebagian ataupun
seluruhnya, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya
dengan benar.
Demikian surat peryataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila
terbukti pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapatkan sanksi sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.

Malang, 16 Juni 2008
Yang menyatakan,




Syahrul Mukhlis









BERITA ACARA BIMBINGAN SKRIPSI

Nama :
Syahrul
Mukhlis
NIM :
01220252
Fakultas
: Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Jurusan :
Ilmu
Komunikasi
Konsentrasi :
Jurnalistik
Judul Skripsi
:
Kontroversi Isu Poligami Aa’ Gym dalam surat kabar
( Analisis framing pada harian Jawa Pos dan Republika )



Pembimbing : 1. Nasrullah, S.Sos., M.Si.
2. Nurudin, S.Sos. , M.Si.

Kronologi Bimbingan
Tanggal
Paraf Pembimbing
Keterangan
Pembimbing I Pembimbing II
27 Desember 2006


Acc. Judul
26 Januari 2008


Seminar Proposal
15 Maret 2007


Acc. BAB I
15 Maret 2007


Acc. BAB II
29 Januari 2008


Acc. BAB III
14 Februari 2008


Acc. BAB IV
14 Juni 2008


Acc. Seluruh Naskah

Malang, 16 Juni 2008
Disetujui:
Pembimbing I
Pembimbing
II








Nasrullah, S.Sos., M.Si.
Nurudin, S.Sos., M.Si.













ABSTRAK

Syahrul Mukhlis : 01220252
KONTROVERSI ISU POLIGAMI DALAM SURAT KABAR
(Analisis framing pada harian Jawa Pos dan REPUBLIKA)
Pembimbing: Nasrullah, S.Sos., M.Si. dan Nurudin, S.Sos., M.Si.
Bibliografi: 21 buku, 3 artikel berita Jawa Pos, 2 artikel berita REPUBLIKA

Kata Kunci : Konstruksi media, Analisis framing

Poligami menjadi topik paling hangat setelah Ustad Abdullah Gymnastiar
dari Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Jawa Barat, mengumumkan perkawinan
keduanya. Tak sedikit pengidola Aa Gym, terutama ibu-ibu majelis taklim, yang
kecewa berat, bahkan marah besar. Persoalannya, Aa Gym adalah public figure
yang segala tindakannya jadi pusat perhatian. Banyak orang yang mengidolakan
bahkan setengah memujanya, sekaligus menjadikannya sebagai teladan. Dalam
konteks pemberitaan pada media massa tentang poligami Aa’ Gym tersebut terjadi
proses rekonstruksi realitas sosial dan itu semua dibeberkan kepada publik serta
menjadi wacana publik yang hangat. Ketika media massa memuat dan membuat
berita poligami tersebut menjadi headline tentu saja mempunyai dampak kognitif
di kalangan masyarakat. Setidaknya, masyarakat tahu mengenai perilaku Aa’ Gym
yang menjadi tokoh idola atau panutan masyarakat. Poligami adalah sebuah
permasalahan kontroversial tapi ternyata akhirnya mencuat menjadi agenda
pembicaraan masyarakat.
Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media dalam melihat
dan mengkonstruksi pesan pada pemberitaan kontroversi poligami yang dilakukan
oleh Aa’ Gym di harian JAWA POS dan REPUBLIKA dalam kurun waktu 1
sampai dengan 10 desember 2006. Dalam penelitian ini pendekatan yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif. Titik fokus dalam penelitian ini adalah
dengan memandang relitas yang ada dalam kehidupan sosial bukanlah natural
akan tetapi adalah sebuah hasil dari konstruksi. Peneliti memilih analisis framing
yang dikemukakan oleh Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki untuk membedah
kasus poligami yang dilakukan oleh Aa` Gym. Framing sangat sensitive terhadap
pemakaian bahasa tertentu, yang menyangkut pernyataan dari pembuat kebijakan
dan isi media.
Setelah menganalisa pemberitaan poligami yang dilakukan Aa’ Gym
maka disimpulkan bahwa untuk menciptakan makna tertentu dibenak khalayak,
berita tidak perlu dimanipulasi tetapi dibelokkan secara halus dan menonjolkan
sisi lain yang merupakan kepentingan dari media yang bersangkutan dengan cara
memilih fakta yang ditampilkan, sumber berita yang dipilih, pemilihan kata.
Harian Jawa Pos membenarkan sikap Aa’ Gym yang berpoligami. Dari
konstruksi berita oleh Jawa Pos, pernikahan kedua yang dilakukan Aa’ Gym
seperti memberikan contoh pada masyarakat untuk menghindari pergaulan bebas
dan prostitusi karena Jawa Pos lebih memilih mengikuti pendapat mayoritas yang

beredar dimasyarakat. Jawa Pos menempatkan Aa’ Gym sebagai public figure
yang menerapkan poligami dalam kehidupannya sebagai contoh bagi masyarakat
untuk menghindari prostitusi. Sedangkan pada Harian Republika konstruksi berita
yang dibangun adalah Republika mengarahkan agar pembaca memaknai poligami
yang dilakukan Aa’ Gym adalah sebuah kesalahan. Dan bagi para pengikutnya
jangan mengikuti langkahnya kalau tidak punya ilmunya. Kerena Republika
sebagai media yang berideologi Islam berusaha menjaga agar tidak terjadi
perpecahan antara pro dan kontra poligami. Dan pembaca daiarahkan juga tidak
menolak dan melarang poligami. Tema yang sama dapat dikonstruksi dengan cara
yang berbeda oleh masing-masing media. Jawa Pos dengan latar belakang
Ideologi yang bukan Islam bisa dengan lebih lincah dan rileks dalam memaparkan
poligami Aa’ Gym pada khalayaknya yang beragam yang bukan berasal dari satu
ideology religy sementara Republika dengan Ideologi Keislamannya harus lebih
banyak mengutip pendapat pemuka agama untuk menjaga agar tidak terjadi
perpecahan dalam umatnya


Peneliti




Syahrul Mukhlis

Menyetujui:
Pembimbing I
Pembimbing
II










Nasrullah, S.Sos., M.Si.
Nurudin,S.Sos., M.Si.

















KATA PENGANTAR




Alhamdulillah, Puji Syukur kehadirat Allah SWT. Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang atas karunia, rahmat, hidayah, serta kuasa-Nya sehingga
peneliti dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul:

“KONTROVERSI ISU POLIGAMI AA’ GYM DALAM SURAT KABAR
(Analisis Framing pada harian Jawa Pos dan REPUBLIKA). Teriring juga salawat
dan salam untuk Rasulullah Muhammad SAW. yang telah memberikan suri
tauladan yang nyata bagi umat-Nya.
Media massa di dalam menyebarkan berita, sangat sarat dengan berbagai
kepentingan-kepentingan yang menyertai keberadaan media massa tersebut. Dan
untuk mengakomodasi kepentingan-kepentingan tersebut, maka pengusaha media
massa mengkonstruksi isi media massa yang dimilikinya sedemikian rupa. Tema
yang sama dapat dikonstruksi dengan cara yang berbeda oleh masing-masing
media.
Dalam konteks pemberitaan pada media massa terjadi proses rekonstruksi
realitas sosial dan itu semua dibeberkan kepada publik serta menjadi wacana
publik yang hangat. Ketika media massa memuat dan membuat berita menjadi
headline tentu saja mempunyai dampak kognitif di kalangan masyarakat.
Setidaknya, masyarakat tahu mengenai peristiwa tersebut dan akhirnya mencuat
menjadi agenda pembicaraan masyarakat.
Kajian Ilmu Komunikasi menjadi sangat menarik ketika komunikasi dalam
tataran praktisnya menyentuh aspek kemanusiaan. Tentu saja, aspek kemanusiaan
tersebut meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, ideologi, psikologi dan
kebudayaan. Itulah sebabnya juga komunikasi tidak bisa dipisahkan dengan begitu
saja dengan dimensi manusia.

Penulisan karya ini merupakan tugas akhir bagi mahasiswa untuk
memperoleh gelar kesarjanaan di Universitas Muhammadiyah Malang.
Khususnya gelar Sarjana Sosial bagi mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi,
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. Penulisan skipsi ini, selain untuk
memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Sarjana S-1, juga untuk memberikan
setitik sumbangan dalam dunia penelitian akademis, terutama terhadap kajian
framing pada berita dalam surat kabar yang ada di Indonesia.

Untuk itu peneliti megucapkan terimakasih dan penghargaan yang
sutulusnya telah membantu dalam terselesaikannya tugas ini kepada :
1.
Ibu dan Ayahanda serta keluarga tercinta
2.
Bapak Drs. Muhadjir Effendy M.Sc. selaku Rektor Universitas
Muhammadiyah Malang
3.
Bapak dan Ibu dosen Jurusan Ilmu Komunikasi yang selama ini telah
memberikan berbagai bekal teoritis kepada peneliti.
4.
Bapak Drs. Budi Suprapto M.Si. selaku Dekan FISIP dan Bapak Drs. Joko
Susilo M.Si. selaku Kajur Ilmu Komunikasi
5.
Bapak Nasrullah S.Sos., M.Si. sebagai pembimbing I dan bapak Nurudin
S.Sos., M.Si. sebagai pembimbing II, terima kasih atas waktu yang
diberikan guna membimbing peneliti.
6.
Dan semua pihak yang tak dapat dicantumkan disini oleh peneliti.

Akhir kata peneliti berharap semoga Allah SWT senantiasa memberikan
petunjuk pada setiap langkah kita untuk selalu berbuat kebaikan dan senantiasa
berada dalam lindungan-Nya. Amin
Malang, 15 Juni 2008
Peneliti,



Syahrul Mukhlis