PROGRAM KERJA TAHUNAN BIDANG KURIKULUM SMPN 4 MALANG TAHUN 2007/2008

Text-only Preview

PROGRAM KERJA TAHUNAN
BIDANG KURIKULUM SMPN 4 MALANG
TAHUN 2007/2008

A. ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH

Malang sebagai kota pendidikan mempunyai banyak lembaga pendidikan mulai
dari tingkat taman kanak kanak sampai perguruan tinggi yang bervariasi bentuk maupun
tingkat kemajuannya, sehingga banyak pelajar maupun mahasiswa yang berasal dari luar
kota datang kemalang untuk menuntut ilmu pengetahuan di kota ini terutama di tingkat
perguruan tiunggi negeri maupun swasta, begitu juga di tingkat sekolah menengah
tingkat atas maupun tingkat pertama.
Sebagai kota pariwisata Kota malang mempunyai banyak tempat pariwisata yang
menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri untuk
menikmati keindahan pemandangan maupun sejuknya udara daerah pegunungan yang
segar dan nyaman disamping untuk berbelanja produk unggulan kota malang yang berupa
kerajinan industri keramik maupun produk unggulan yang berbentuk hasil hasil pertanian
atau agri business seperti apel maupun sayur mayur lainnya sehngga mengakibatkan
perkembangan ekonomi kota malang maju dengan pesat, hal ini dibuktikan dengan
semakin banyaknya dibangun tempat tempat perbelanjaan maupun pusat pusat industri
baru seperti Malang Town Square yang berlokasi tepat di depan sekolah SMP Negeri 4
Malang, disadari atau tidak hal ini akan banyak berdampak terhadap perkembangan
pendidikan di kota malang.
SMP Negeri 4 Malang sebagai salah satu lembaga pendidikan tingkat menengah
pertama yang yang beralamat di Jalan Veteran 37 Malang terletak diantara tiga perguruan
tinggi negeri yaitu Unibraw, Universitas Negeri Malang dan Universitas Islam Negeri
Malang. Kondisi ini membuat sekolah dituntut untuk selalu mengembangkan diri baik
dari segi mutu lulusan maupun sarana prasarananya. Salah satu faktor yang
mempengaruhi peningkatan mutu pendidikan adalah proses pembelajaran teori maupun
praktek yang membutuhkan alat bantu/media pembelajaran dan bahan –bahan yanag
tidak terlepas dari dana.
Pada saat ini dana dari pemerintah terbatas. Dipihak lain masyarakat
menghendaki beaya pendidikan murah bahkan gratis. Karena itu upaya-upaya untuk
peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan standar pendidikan nasional masih
mengalami kendala.



B. ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH SAAT INI
Pada saat ini SMP Negeri 4 Malang mempunyai siswa yang memiliki daya
kompetitif tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil-lomba-lomba akademik maupun
akademik ditingkat Kota bahkan ditingkat Propinsi senantiasa memperoleh sekurang-
kurangnya kelompok tiga besar.
Dari segi out put, siswa yang yang belajar di sekolah ini juga tidak
mengecewakan karena dari tahun ketahun lulusan yang dihasilkan selalu mengalami
kecenderungan untuk berprestasi yng lebih baik dilihat dari kwantitas kelulusan maupun
kwalitas lulusan nya, begitu juga dengan perkembangan sarana prasarananya, kompetensi
tengaga kependidikannya maupun proses pembelajarannya, sekolah terus melakukan
inovasi inovasi untuk merubah menjadi lebih baik dan lebih memfokuskan diri pada
kwalitas layanan yang semakin memuaskan bagi semua pihak yang menjadikan sekolah
sebagai tempat belajar. Hal ini dilakukan semata mata untuk kepentingan anak didik
maupun untuk masyarakat sekitarnya.
C. ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH 2007/2008
Dengan ditetapkannya Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem
Pedndidikan Nasional, Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan peraturan-peraturan
Pemerintah yang lain yang semuanya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan
nasional. Hal yang tidak boleh dilupakan adalah proses kegiatan belajar mengajar sebagai
cara untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Bila mutu proses kegiatan belajar mengajar telah meningkat maka dapat diharapkan
mutu pendidikan akan meningkat pula secara bertahap. Dan yang dicanangkan oleh
Badan Standar Nasional Pendidikan khususnya tentang output dari setiap tingkatan
pendidikan akan tercapai. Karena itu kompetensi guru, alat bantu pembelajaran sangat
perlu mendapat perhatian dalam meningkatan mutu proses pembelajaran agar terjadi
perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan dimasa yang akan datang.
Dalam jangka waktu satu tahun kedepan diupayakan ada peningkatan kemampuan
siswa dibidang akademik dan non akademik sesuai standar nasional pendidikan. Begitu
juga dengan peningkatan mutu guru-gurunya dalam hal kompetensinya maupun kualitas
proses belajar mengajarnya serta peningkatan kualitas sarana prasana dan mutu
layanannya yang diharapkan semakin baik ditahun yang akan datang. Dengan demikian
diharapkan SMP Negeri 4 Malang mampu berkompetisi dengan sekolah lain dibidang
akademik maupun non akademik di tingkat kota maupun tingkat propinsi jawa timur.



D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA 2007/2008
Mengingat perubahan dalam segala bidang kehidupan berlangsung begitu cepat,
maka kesenjangan dalam bidang pendidikan juga pasti terjadi dari waktu kewaktu. Oleh
karena itu perlu adanya strategi yang antisipatif untuk mengatasi kesenjangan-
kesenjangan yang terjadi antara lain partisipasi masyarakat, efisiensi pendidikan,
akuntabilitas dan transparansi pengelola pendidikan serta kompetensi pelaksanaan
pendidikan


Dalam bidang kurikulum tantangan nyata yang dihadapi satu tahun kedepan dapat
digambarkan sebagai berikut
a. pencapaian standar isi
kurikulum 70 % belum memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran
baru diadopsi belum diadaptasi untuk kelas 7s/d 9 semua mapel)
b. pencapaian standar proses pembelajaran belum memenuhi standar nasional pendidikan,
yaitu baru 50 % guru melaksanakan CTL
c. pencapaian standar kelulusan
prestasi akademik lulusan belum memenuhi standar nasional pendidikan (KKM di bawah
75 %dan NUN 4,50)
d. pencapaian standar pendidikan dan tenaga kependidikan Pendidik dan tenaga
kependidikan terdapat 90 % memenuhi standar nasional pendidikan
e. Pencapaian standar penilaian Guru dan sekolah 70 % melaksanakan sistem penilaian
sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar nasional pendidikan
E.
VISI SEKOLAH
“Unggul dalam IPTEKS, berlandaskan IMTAQ dan berbudi pekerti yang
LUHUR”.


F.
MISI SEKOLAH

Untuk mewujudkan visi yang telah dirumuskan, maka yang harus dilakukan oleh sekolah
adalah:
1. Terwujudnya penyelenggaraan pendidikan yang profesional, adil dan merata di lingkungan
sekolah
2. Terwujudnya keluaran pendidikan yang bermutu dan menghasilkan prestasi akademik dan
non akademik
3. Terwujudnya sikap siswa mandiri, disiplin dan bertanggungjawab, meraih prestasi terbaik
serta budi pekerti yang luhur didasari iman dan taqwa
4. Terwujudnya sistem pengelolaan pendidikan yang partisipatif, transparan, efektif dan
akuntabel


G. IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI
1 .pencapaian standar isi
kurikulum 70 % belum memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat
pembelajaran baru diadopsi belum diadaptasi untuk kelas 7-9 semua mapel)
Internal :
a.
Guru


b. Kepala Sekolah

c.
Kurikulum

d.
Dana
Eksternal
:
a. Komite Sekolah


b. Nara Sumber


c. Dinas Pendidikan Kota Malang
2. pencapaian standar proses pembelajaran belum memenuhi standar nasional
pendidikan, yaitu baru 50 % guru melaksanakan CTL
Internal
: a. Guru

b. Kepala Sekolah

c.
Siswa

d. Lingkungan Sekolah

e.
Kurikulum

f. Variasi metode

g. Sarana pembelajaran

h. Dana
Eksternal
: a. Orang Tua

b. Komite Sekolah

c. MGMP Tingkat Kota Malang

d. Dinas Pendidikan Kota Malang
3. pencapaian standar kelulusan
prestasi akademik lulusan belum memenuhi standar nasional pendidikan (KKM di
bawah 75 % dan NUN 4,50)
Internal :
a.
Guru

b. Kepala Sekolah

c.
Siswa

d. Lingkungan Sekolah
Eksternal
: a. Orang Tua

b. Komite Sekolah


c. MGMP Tingkat Kota Malang
4. pencapaian standar pendidikan dan tenaga kependidikan Pendidik dan tenaga
kependidikan terdapat 90 % memenuhi standar nasional pendidikan
Internal
: a. Guru

b.
TU

c.
Dana
Eksternal
: a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kota Malang
5. Pencapaian standar penilaian Guru dan sekolah 70 % melaksanakan sistem penilaian
sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar naional pendidikan
Internal
: a. Kepala Sekolah

b.
Guru

c.
Kurikulum

d.
Dana
Eksternal
: a. Komite Sekolah

b. Nara Sumber

c. Dinas Pendidikan Kota Malang
H. ANALISIS SWOT
1 .pencapaian standar isi
kurikulum 70 % belum memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat
pembelajaran baru diadopsi belum diadaptasi untuk kelas 7-9 semua mapel)

Tingkat
Komponen/Fungsi
Kriteria Kesiapan (Kondisi
Kesiapan
Kondisi Nyata
dan Faktornya
Ideal)
Siap Tidak
a. INTERNAL




1. Guru
- Jml Guru = 54 orang
54 orang
V

- guru mengajar rata-

18 jp
V

rata 18 jp

82%, D-3 18%

V
- Kualifikasi S.1

- Pengalaman 5 tahun
100%
V


- PNS
86%
V



- Ikut WS. KTSP/PTBK 53%

V


80%
V

- Sesuai bidangnya





2. Kepala Sekolah
- Penataran KTSP
2 kali
V


- Kualifikasi
S.2
V

- Kelayakan

Sesuai
V

- Pengalaman


- Diklat Cakep
3 periode
V

3. Kurikulum

Sudah
V


- Buku Kurikulum
Ada
V

- Silabus

Blm lengkap
V
V
- Pengembangan KD, SK

Blm lengkap
V
V
- RPP

Blm lengkap
V
V

4. Dana
Tidak cukup

V
- Pemerintah

- Komite
Cukup
V
V
b. EKSTERNAL

Ada
V

1. Komite Sekolah
- Program
Ada
V

- Pengurus

- AD/ART
Ada
V






2. Nara Sumber
- Kualifikasi S-2
S-1
V


- Kompetensi
Ada
V






3. Dinas Pendidikan




- Dukungan
Ada

V




2. pencapaian standar proses pembelajaran belum memenuhi standar nasional
pendidikan, yaitu baru 50 % guru melaksanakan CTL

Tingkat
Komponen/Fungsi
Kriteria Kesiapan (Kondisi
Kesiapan
Kondisi Nyata
dan Faktornya
Ideal)
Siap Tidak
a. INTERNAL




1. Guru
- Jml Guru = 54orang
54 orang
V

- guru mengajar rata-

18 jp
V

rata 18 jp

82%
V

- Kualifikasi S.1

- Pengalaman 5 tahun
100%
V


- PNS
86%
V

- Ikut WS. KTSP/PTBK


53%

V

- Sesuai bidangnya
80%
V


2. Kepala Sekolah



- Penataran KTSP

- Kualifikasi
2 kali
V

- Kelayakan


- Pengalaman
S.2
V
V
- Diklat Cakep

Sesuai
V
V


3 periode
V

- Buku Kurikulum
3. Kurikulum





- Silabus
Sudah Ada
V


- Pengembangan KD, SK
Blm lengkap
V
V

- RPP
Blm lengkap
V
V


Blm lengkap
V
V





4. Keterampilan
Bervariasi, kriterianya
Belum, 60% V
V
metode mengajar
menerapkan 7 unsur CTL
menerapkan


5.. Siswa
- Jml siswa perkelas

Maks 35



42 siswa
- Kesiapan = 100%
V
V

- Kedisiplinan = 100%
80%
V


- Motivasi = 100%
95%

V


80%

V
V


Menyenangkan, bersih


5. Lingkungan
Menyenangkan,
V
V

bersih
Sekolah


- Pemerintah = cukup

6. Dana

V
V
Tidak cukup

- Alat bahan praktek



7. Sumber dan media
100%
V
V
belajar
- Buku penunjang 100%
60%
- Multi media 100%
V
V

40%

V
V

40%

V
V
b. EKSTERNAL

- Pengawasan belajar


1. Orang tua
- Dukungan Dana
Setiap saat
V


- Dukungan orang tua
Ada
V



Tinggi
V

2. Komite Sekolah
Program
Ada
Monev
V



Dilaksanakan
V

3. MGMP KOTA
- Pengurus = Aktif
Aktif
V


- Anggota = Aktif
Aktif
V


- Dukungan = 100%
Ada
V





4. Dinas Pendidikan
- Dukungan Dana
Tidak Ada

V


3. pencapaian standar kelulusan
prestasi akakdemik lulusan belum memenuhi standar nasional pendidikan (KKM di
bawah 75 % dan NUN 4,50)

Tingkat
Komponen/Fungs
Kreteria Kesiapan (Kondisi
Kesiapan
Kondisi Nyata
i dan Faktornya
Ideal)
Siap Tidak
a. INTERNAL

54 orang


- 1. Guru
- Jml Guru = 54 orang
18 jp
V


- guru mengajar rata-rata 18
82%
V

jp

100%

V
- Kualifikasi S.1

- Pengalaman 5 tahun
86%
V


- PNS
53%

V

- Ikut WS. KTSP/PTBK
- Sesuai bidangnya
80%

V




V





2. Siswa
- Jumlah Siswa Perkelas = 35
42

V

- Kesiapan
Siap
V


- Kedisiplinan
- Motivasi
Dispilin
V


Tinggi
V











3. Sarana
- Buku Paket
Tersedia
V
V

- Alat Peraga Semua Mata
Kurang

V
Pelajaran

- Alat Olah Raga
Kurang

V

- Media Pendidikan (TV,
Kurang
V


Tape, CD Player)
- Komputer Pembelajaran
Ada
V


- Ruang Komputer
Ada
V


- Laboratorium IPA
- Perpustakaan
Ada
V






4. Kurikulum
- Buku Kurikulum
Ada
V
V

- Silabus
Blm lengkap

V

- Pengembangan KD, SK
Blm lengkap

V

- RPP
Blm lengkap


b. EKSTERNAL

Aktif
V
1. Orang Tua
Aktif
Aktif
V
2. Komite
Aktif
Aktif
V
Sekolah
- Pengurus


- Anggota
Aktif V
3. MGMP
Pengurus : Aktif


Anggota : Aktif
V
Dukungan : 100 %
V
V


4. pencapaian standar pendidikan dan tenaga kependidikan Pendidik dan tenaga
kependidikan terdapat 90 % memenuhi standar nasional pendidikan

Tingkat
Komponen/Fungsi
Kriteria Kesiapan (Kondisi
Kesiapan
Kondisi Nyata
dan Faktornya
Ideal)
Siap Tidak
a. INTERNAL




1. Guru
- Jml Guru = 54 orang
54 orang
V

- guru mengajar rata-

18 jp
V

rata 18 jp

82%


- Kualifikasi S.1

- Pengalaman 5 tahun
100%
V


- PNS
86%

V


- Ikut WS. KTSP/PTBK 53%

V

- Sesuai bidangnya
80%

V

2. Tata Usaha


V
- Jumlah = 10

- Sesuai bidangnya
10
V


- PNS
80%

V
- Kompetensi

50%

V


70%

V

3. Dana
Tdk Cukup

V
- Pemerintah

- Komite
Kurang

V






b. EKSTERNAL




1. Komite Sekolah
-Mendukung
Mendukung
V

- Mendukung
2. Dinas Pendidikan
Mendukung
V




5. Pencapaian standar penilaian Guru dan sekolah 70 % melaksanakan sistem penilaian
sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar naional pendidikan




Tingkat
Komponen/Fungsi
Kriteria Kesiapan (Kondisi
Kesiapan
Kondisi Nyata
dan Faktornya
Ideal)
Siap Tidak
a. INTERNAL




1. Guru
- Jml Guru = 54 orang
54orang
V

- guru mengajar rata-rata

18 jp
V

18 jp

82%


- Kualifikasi S.1

- Pengalaman 5 tahun
100%

V

-
86%
V

- PNS

-
53%

V

- Ikut WS. KTSP/PTBK
80%

V
- Sesuai bidangnya




V
2. Kepala Sekolah





- Penataran KTSP
2 kali
V


- Kualifikasi
S.2
V

- Kelayakan

Sesuai
V

- Pengalaman

- Diklat Cakep
3 periode
V



Sudah
V

3. Kurikulum
- Buku Kurikulum
Ada
V


- Silabus
Blm lengkap

V
- Pengembangan KD, SK

Blm lengkap

V
- RPP

Blm lengkap

V
- Variasi model penilaian

Blm bervariasi

V






4. Dana



- Pemerintah

- Komite
Tidak cukup

V


Cukup
V

b. EKSTERNAL




1. Komite Sekolah
- Program
Ada
V

- Pengurus

- AD/ART
Ada
V



Ada
V

2. Nara Sumber
- Kualifikasi S-2 = 2
S-2
V


- Kompetensi
Ada
V






3. Dinas Pendidikan
- Dukungan
100%



V


Document Outline

  • ÿ
      • ÿ
          • ÿ
              • ÿ
              • ÿ